Komputer PC

Cara Serta Langkah Mematikan atau Shut Down Komputer / PC / Laptop Anda yang Benar

Untuk mematikan komputer atau laptop anda sebaiknya jangan langsung mencabut listrik yang terhubung pada komputer, karena dapat mengakibatkan kerusakan pada hard disk/hard drive anda dan tidak menutup kemungkinan dapat merusak komponen lainnya. Dengan melakukan shutdown komputer anda dengan benar dapat memberi kesempatan pada komputer untuk menyimpan setting komputer anda yang berguna untuk booting dan konfigurasi komputer. Di samping itu shut down akan mempersiapkan seluruh software dan hardware yang ada pada komputer anda untuk dimatikan, sehingga tidak akan menimbulkan masalah jika dinyalakan kembali.

Masalah yang biasanya timbul jika komputer langsung dimatikan tanpa di shut down adalah hilangnya data penting untuk booting dan masalah terparah adalah menimbulkan bad sector ataupun hard disk mati total tidak terdeteksi oleh bios. Jika terjadi kehilangan data yng diperlukan untuk booting anda bisa memperbaiki dengan restore pada dos atau menginstall ulang windows atau os lainnya tanpa memformat hard disk.

Cara dan langkah yang tepat mematikan komputer anda. Mungkin ini sudah diketahui oleh 99.99% user komputer di Indonesia, namun tidak ada salahnya berbagi ilmu pada yang membutuhkannya.
1. Klik “Start” di pojok kiri bawah atau bisa juga memencet tombol gambar logo windows pada keyboard anda.
2. Pilih “Turn Off Computer”
3. Pilih “Shut Down” Atau “Turn Off Computer”
4. Lalu pilih “OK” jika tidak diproses secara otomatis (windows98)

Tambahan :
– Fungsi Restart adalah untuk booting ulang komputer anda tanpa mati terlebih dahulu, karena langsung menyala kembali dan menjalankan os.
– Fungsi Hibernate adalah untuk mematikan komputer dengan setting program atau software tidak berubah. jadi program yang masih terbuka sebelum hibernasi akan tetap kembali di posisi masing-masing ketika dinyalakan kembali.
– Fungsi Restart to dos adalah untuk menjalankan command prompt dos secara independent tanpa campur tangan windows.
– Fungsi Stand By adalah untuk mematikan sementara komputer tanpa mematikan harddisk. lebih ringan daripada hibernate.

Cara Mudah Format Disket Floppy / Drive A Melalui Windows dan Dos

Untuk memformat disket floppy standar 3.5 inch dengan kapasitas 1,44 MB dapat dilakukan dengan beberapa cara mudah di bawah ini :

1. Format Floppy Melalui Windows Explorer
Untuk membuka windows explorer dengan mudah anda dapat menggunakan kombinasi tombol windows pada keyboard + huruf E dengan urutan menahan tombol windows kemudian disusul memencet tombol huruf e sekali saja.
Setelah windown explorer muncul dengan folder tree, pastikan disket yang akan di format sudah ada di dalam drive flopi tanpa data atau dengan data yang tidak penting atau sudah di backup sebelumnya. Lalu klik kanan dengan mouse pada 3,5 floppy (A:) dan pilih format.
Pada menu format anda bisa menentukan konfigurasi hasil format. Tetapi sebaiknya bagi anda yang awam gunakan seting format yang standard atau default saja. Setting standard yaitu size 1.44 MB 512 bytes per sektor dengan sistem FAT. Pilih quick format apabila anda ingin format cepat tanpa membuat system files baru atau pilih create ms-dos startup disk bila anda ingin membuat boot disk untuk melakukan booting dengan sistem opetasi microsoft dos. lalu pilih start untuk memulai format disket anda.
Pastikan dalam disket anda tidak ada data penting yang belum dibackup, karena disket anda jika diformat akan kehilangan seluruh data.

2. Melalui Floppy melalui Dos
Cara menjalankan dos command prompt bisa dari
– booting dari disket atau cd yang mengandung dos (bios di setting dulu)
– dari start menu pada windows
– dari start menu pilih run lalu ketik cmd lalu ok atau pencet enter
kemudian setelah booting dos selesai anda bisa langsung format disket flopy anda dengan mengetik format a: lalu tekan enter. lalu pilih yes dengan mengetik y lalu enter. Setelah selesai format anda dapat memasukkan volume label untuk penamaan disket maksimal 11 karakter. Setelah itu selesai.

Catatan :
Mungkin hasil size dari disket anda tidak 1.44 mb tetapi sekitar kurang lebih 1.38 mb. Itu wajar saja. Sebaiknya tidak memformat disket menjadi kapasistas lebih dari 1.44 mb karena akan membuat disket tidak tahan lama dan mudah rusak.

Cara dan Tips Mangaktifkan/Menyalakan dan Mematikan/Mencabut USB flash Disk yang Benar

Usb flash disk merupakan salah satu part komputer yang saat ini sedang booming dan naik pamor di seluruh dunia. Bentuknya yang kecil dan mudah dibawa kemana-mana sangat cocok untuk dijadikan alat untuk tukar-menukar atau pindah-menindahkan file dari satu tempat ke tempat yang lain dengan mudah. Kapasitas penyimpanan yang besar serta harganya yang kian hari kian terjangkau oleh kantong sebagian besar rakyat di Indonesia membuat angka penjualan produk yang satu ini meningkat dari waktu ke waktu.

Dibalik kemudahannya ternyata usb flash drive mengandung suatu kelemahan yang harus kita ketahui. Usb flash adalah produk yang sensitif dan mudah rusak apabila kita tidak berhati-hati dan tidak mengetahui cara pengoperasian yang benar.

Untuk mengaktifkan/menyalakan usb flash disk kita hanya tinggal mencolok flash disk ke port usb yang ada di belakang, depan, ataupun pada sambungan kabel dan hub di komputer kita. Apabila anda tidak menemukan port atau colokan yang sesuai dengan usb flash disk anda, maka kemungkinan besar anda harus menambahkan port usb dengan jalan membeli atau meminjam kepada orang lain. Setelah usb flash berhasil dimasukkan maka sistem operasi akan secara otomatis mendeteksi dan menambahkan flash drive ke dalam komputer. Jika anda masih menggunakan windows 98 maka anda harus menginstall driver usb port di komputer anda. Anda bisa mendapatkan driver tersebut dengan cara mencari cd instalasi yang biasanya diberikan bersamaan dengan flash disk yang kita terima, ataupun mendownloadnya dari situs produk flash yang kita beli. Jika anda menggunakan windows 95 ke bawah, maka sebaiknya anda menginstall ulang windows anda ke windows yang lebih baru.

Untuk mencabut flash disk diperlukan cara khusus dan kehati-hatian, karena apabila usb flash disk anda cabut saat melakukan transfer data dapat mengkibatkan kerusakan fatal pada usb flash sehingga tidak dapat digunakan ataupun diperbaiki lagi. Memperbaikinya pun sulit, karena belum banyak ahlinya dan akan banyak yang merekomendasikan anda untuk membeli yang baru.

Jika kita telah selesai menggunakan usb flash disk maka kita sebaiknya tidak langsung mencabutnya, tetapi kita mematikan fungsinya terlebih dahulu. Yang pertama anda harus lakukan adalah mencari icon yang apabila kita point dengan mouse akan muncul tulisan “safely remove hardware” yang terletak di bagian pojok kanan bawah layar monitor anda (windows), kamudian klik kanan pada icon tersebut dan pilih “safely remove hardware” pada pilihan yang mencuat atau muncul. Lalu setelah itu pilih stop dan diikuti dengan memilih ok. Tunggu beberapa saat sampai daftar hardware menjadi kosong dan timbul tanda yang menyatakan bahwa hardware (usb flash disk) sudah boleh dicabut dengan aman, karena hardware sudah dimatikan atau dinonaktifkan. Kemudian pilih close dan yang terakhir adalah mencabut usb flash disk anda dan simpat di tempat yang aman.

Semoga flash disk anda awet dan apabila ada kerusakan sebelum masa garansi habis segera hubungi toko tempat anda membeli flash tersebut untuk klaim garansi. Biasanya jika garansi belum habis, flash disk anda akan diganti dengan yang baru. Selamat mencoba.

Tips dan Cara Sharing Data Folder di Jaringan/Network Komputer PC anda – Windows

Tujuan dari teknik ini adalah untuk berbagi akses kepada user lain pada suatu folder yang anda inginkan. Anda bisa memilih kepada user mana saja yang bisa atau boleh mengakses folder anda dan juga bisa memberikan akses kepada semua orang yang ada pada jaringan atau network anda.

Langkah atau tahap sharing folder di windows 98/me/2000/xp :
1. Klik kanan pada folder yang anda ingin sebarkan aksesnya.
2. Pilih ‘sharing’ atau ‘sharing and security’
3. Pilih ‘share this folder to the network’ pada windows xp atau langsung menentukan folder display name.
4. Pilih siapa saja atau user mana saja yang berhak mengakses folder anda dan tipe hak aksesnya. Pilih full access jika orang lain anda bolehkan untuk melakukan edit data maupun menghapus serta menambahkan file pada folder yang disharing. Pilih read only jika orang lain hanya boleh lihat-lihat atau mengkopi file saja.
5. Pilih Ok jika anda telah melakukan pilihan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Banner

  • MyBanner

  • Ikaln Baris

     
    %d blogger menyukai ini: